Friday, November 23, 2012

Stalking itu

Stalking itu ~ Stalking itu adalah aktivitas memantau - memata-matai - akun orang lain tanpa sepengetahuan pemilik aku yang bersangkutan.

Lalu apa tujuan si stalker melakukan stalking ini? Ada beragam alasan, mulai dari mematai-matai mantan, memantau aktivitas sang pacar, memuaskan rasa penasaran terhadap seseorang, dan bahkan mencari informasi tentang orang yang dicintai.

Ketika hubungan kandas, bukan berarti rasa cinta juga hilang dan berlalu begitu saja, itulah mungkin yang menyebabkan seseorang itu memata-matai mantannya. Rasa cinta juga dapat membuat orang menjadi seorang stalker, seseorang akan memata-matai pacarnya didunia maya, karena dia ingin tahu apa saja yang dilakukan sang pasangan didunia maya.

Stalking itu ~ Stalking itu adalah aktivitas memantau - memata-matai - akun orang lain tanpa sepengetahuan pemilik aku yang bersangkutan.


Nah dari sekian banyak alasan diatas, kali ini mari kita membahas mengenai stalking yang dilakukan oleh orang-orang untuk memata-matai orang yang dicintainya.

Stalking itu ~ stalking yang dilakukan oleh orang-orang untuk memata-matai orang yang dicintainya merupakan sesuatu tindakan yang dilakukan seseorang baik pria maupun wanita untuk memata-matai orang yang dicintainya tersebut, agar mereka tahu apa yang sedang dilakukannya didunia maya. Memang kegiatan ini tergolong cukup aneh, namun itulah sikap psikologi seseorang. Tidak bisa disalahkan?

Kadang para stalker itu merasa bahagia ketika orang yang di stalkingnya mengupdate status yang membuat secara tidak sengaja berhubungan dengan si stalker.

Misalnya updatean status si stalker :
Status 1 : "Aku suka Cowok yang berpakaian Rapi"
Status 2 : "Wah.. Bahagianya hari ini bisa bertemu dengan orang yang aku cinta     walaupun sekejap"
Status 3 : "Perempuan yang cantik adalah Perempuan yang pandai memasak"
Secara Psikologis si stalker pun berpikiran kalau yang dimaksud didalam status itu adalah dirinya. Si stalker juga akan berusaha untuk menyama-nyamakan apa yang ada di status orang yang dicintainya tersebut dengan dirinya. Padahal bisa jadi itu bukan dirinya. Namun itulah Psikologis manusia, bukannya kegeeran atau Percaya diri yang tinggi. Tidak bisa disalahkan dengan itu?

Namun itu ada juga orang yang akan patah hati ketika melihat status orang yang di stalkingnya tidak sesuai dengannya, terkadang ini akan membuat luka hati, namun tidak mendalam, karena bisa jadi luka itu akan hilang ketika si stalker melihat lagi status yang menyenangkan seperti diatas. (Ini Hanya pendapat Penulis)

Mungkin inilah realita Stalker, Apakah bisa disalahkan kalau itu merupakan sebuah penyimpangan Psikologis? Kita tidak bisa menyalahkan tanpa bukti yang membenarkan itu. Inilah pendapat saya silahkan tinggalkan komentar bila anda mempunya pendapat yang berbeda.


0 comments:

Post a Comment

Mengomentari :